Tasya Kamila Bercita-cita Jadi Menteri, Ingin Terjun ke Bidang Lingkungan Hidup

Penyanyi Tasya Kamila rupanya punya cita-cita menjadi seorang menteri. Mengaku memilki bekal yang cukup, Tasya tertarik untuk menangani soal lingkungan hidup.

“Tapi menteri itukan jabatan politk ya, yang penting memupuk ilmunya dulu. Aku S2 juga soal kebijakan publik di bidang energi dan lingkungan, punya yayasan di lingkungan hidup juga. Suah ada ilmunya juga,” ujar Tasya saat hadir sebagai tamu di podcast Ashanty yang tayang di kanal YouTube NGOBROLL ASIX, Sabtu, 13 november 2021.

Menurut Tasya, pengetahuannya itu bisa mengajak banyak orang sama-sama belajar soal lingkungan. Selain itu, melalui yayasannya, Tasya juga mengajak orang-orang untuk berkontribusi terhadap lingkungan. “Step-step berikutnya lihat nanti, kira-kira kesempatan apa yang terbuka buat aku untuk aku bisa capai cita-cita aku. Untuk sekarang, usahanya dijalanin dulu,” tutur ibu satu anak ini.

Sebelumnya Tasya mengaku tidak bisa melepaskan dunia hiburan. Karena, menurutnya dunia hiburan sudah menjadi bagian dari identitasnya. “Aku, ngejalanin dari 4 tahun, sudah bagian dari hidup aku,” ujarnya.

Cita-cita Tasya ini mendapat dukungan dari netizen yang menonton podcast ini. “Kita se-Indonesia amiin kan tasya jadi mentri,” tulis Kamal Oke. “Semoga cita-cita Tasya Kamila tercapai,” tulis Harni Haris. “Enak banget denger suara dan tata bahasa Tasya yang rapih lugas,” tulis Dadang.

Setelah lulus S2 dari Columbia University di Amerika Serikat, ia menikah dengan Randi Bachtiar dan sibuk mengurusi anak pertamanya Arrasya. Namun banyak warganet yang menilai apa yang dilakukan Tasya Kamila sia-sia, karena ilmunya tidak bisa digunakan di dunia kerja. Tasya memiliki gelar S2 sebagai Master of Public Administration. Setelah lulus, ia langsung memutuskan menikah dan akan fokus untuk mempersiapkan persalinan serta mengurus anak.

“Banyak yang nyinyir sih emang, katanya sia-sia S2 jauh-jauh tahunya cuma jadi ibu rumah tangga. Tapi memangnya kenapa kalau jadi ibu rumah tangga yang berpendidikan. Laki-laki dan perempuan kan punya hak yang sama untuk pendidikan,” kata Tasya Kamila ditemui dalam acara peluncuran “Femometer Sensitif Ovutest Digital” di Jakarta, Selasa 18 Desember 2018.

DEWI RETNO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.