Tiko Suami BCL Sudah Diperiksa Polisi Berkait Tudingan Penggelapan, Ini Duduk Perkaranya

Tiko Aryawardhana, suami Bunga Citra Lestari (BCL) sudah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan, berkait laporan kasus penggelapan yang dilayangkan sang mantan istri, Arina Winarto. Dugaan penggelapan yang dilaporkan Arina terjadi antara tahun 2015 2021. Kala itu mereka masih berstatus suami istri. "(Tiko Aryawardhana) sudah (diperiksa), yang bersangkutan sudah menghadiri. Jadi pada saat penyelidikan sudah kami klarifikasi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Bintoro di kantornya, Selasa (4/6/2024).

Polisi akan memanggil Tiko Aryawardhana apabila diperlukan untuk memberikan keterangan lanjutan sebagai saksi buntut laporan Arina Winarto. "Selanjutnya dalam proses penyidikan ini kami akan panggil juga ybs," ujar Bintoro. Lebih lanjut Bintoro memastikan jika laporan polisi terhadap Tiko Aryawardhana sudah masuk ke tahap penyidikan. Lima orang saksi kemudian telah diperiksa selain dari Tiko Aryawardhana.

Demo di Bawaslu Kepri, Polresta Tanjungpinang Kerahkan 100 Personel Kunci Jawaban: Manakah Pernyataan Berikut yang Merupakan Manfaat kolaborasi dengan Sekolah? Polda NTT Kirim 161 Personel Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur

KUNCI JAWABAN Post Test Modul 3, Cara Memajang Buku di Rak Sudut Baca adalah . . . Soal & Kunci Jawaban Post Test Modul 2 Membaca Terbimbing, Menciptakan Area Kegiatan yang Kondusif 75 Personel Polres dan Brimob Poso Naik Pangkat di Akhir 2023

"Adapun saksi yang sudah kami periksa ada lima orang saksi, ditambah kami mendapatkan hasil audit eksternal dari keuangan," tandasnya. Diketahui masalah itu muncul saatnya Tiko dan Arina membuat perusahaan bernama PT Ahrjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Perusahaan tersebut sempat berjalan sampai 2019 silam hingga akhirnya gulung tikar.

Menilai ada yang tidak beres membuat Arina akhirnya melakukan pembukuan ulang. Ia pun mengetahui adanya uang senilai Rp 6,9 miliar yang tidak jelas diperuntukkan untuk apa. "Dari situ, didapatkan adanya temuan perihal penggunaan dana sebesar Rp 6,9 miliar yang tidak jelas peruntukkannya," ungkap Leo Siregar. Sebagai informasi, laporan AW terhadap Tiko Aryawardhana sudah terdaftar di Polres Metro Jakarta Selatan sejak 2022.

Akan tetapi laporan itu baru dinaikkan statusnya menjadi penyidikan pada 2024. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *